Recent Posts

Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 November 2011

Episode : Ikutan Blogshop Dapet Android


hadiah dari kompasiana, terima kasih ^^

 Agenda saya di bulan november benar-benar membuat mati kutu. Tugas kampus dari dosen makin menjadi-jadi. Apalagi ditambah nulis laporan. Saya sendiri iseng-iseng buka akun saya di kompasiana. Niat mau posting eh, malah ngeliat ada blogshop yang diadain di Bali. Wahh, langsung saja saya daftar. Syaratnya cuma registrasi, punya akun di kompasiana, dan punya nomor telkomsel.



Karena gak tahu tempatnya disana, saya pun mencari mangsa. Eiitt, mangsa disini maksudnya biar saya ada temen ngobrol pas blogshop nanti. Sampai seminggu sebelum hari H, saya berhasil ngajak beberapa orang dari pers kampus saya. hihi

Berhubung saya gak tahu tempatnya, sehari sebelum ke TKP saya searching pake google map. dapet deh petunjuk jalan ke tempat blogshopnya. Berlokasi di Viary restaurant, tepatnya di Seminyak Square lantai 1 blok 1-2 sebelahnya cafe betawi (lengkap kan? hehe) tempatnya gampang-gampang susah dicari. Sebagai orang asli Bali saya sangat sangat sangat malu berkali-kali nyasar ke Kuta kalo sendirian (-_-)

Menurut saya sih acara ini bunafit banget, secara tempatnya aja di restaurant yang lumayan mewah. Terus merchandise-nya juga lumayan, tapi dari pembicara yang dihadirkan saya sih lebih suka ke pembicara kedua yang ngebahas tentang personal branding. 

Menurutnya blogger itu cukup dengan melakukan personal branding dan memanfaatkan sosial media maka setiap blogger akan mampu menjadi eksis didunia maya. Salah satu personal branding yang menarik buat saya adalah menjadi blogger yang  mempunyai ciri khas dalam tulisannya. 

Diakhir acara, peserta blogshop disuruh menuliskan apa saja yang nantinya akan dipilih artikel yang bermanfaat, artikel terbaik, dan artikel terunik. Waktu yang dikasi ke peserta untuk menulis hanya 15 menit. Saya pun ogah-ogahan mau nulis tentang apa. Akhirnya karena udah keburu, saya cuma bisa nulis beberapa paragraf singkat yang nyeritain pengalaman saya waktu berkunjung ke sebuah desa tradisional Bali di daerah Bangli. 
orang-orang beruntung hari itu (saya nomor 3 dari kiri)
Alhasil setelah si pembicara baca semua tulisan peserta, pengumuman yang beruntung dapet android dan tablet pun dimulai. Karena dapet wifi gratis (kumat jiwa psikopat saya) saya menggila internetan, sampe-sampe gak denger apa pengumuman yang sedang berlangsung. 

Si pembicara pun menyebutkan nama saya sebagai peserta dengan artikel bermanfaat. Dan sebagai hadiahnya saya dapet hape Android. Hihi lumayan, gratisan ini. Selain dapet hadiah hape, saya juga dapet goody bag yang isinya ada baju kaos, gantungan kunci, stiker kompas, dan gantungan kunci. Seneng banget bisa iseng-iseng berhadiah gini. hihi Terima kasih kompasiana


senengnyaa dapet hadian segini ramenya, hihi

Kamis, 10 November 2011

Episode : Liatin Ibuk-Ibuk Ganti Baju di helloASEAN

Sabtu, 5 November lalu senja mulai menapaki peraduannya. Saya bergegas berangkat menuju Peninsula island, Nusa Dua, Bali. Tempat berlangsungnya HelloASEAN.

Begitu memasuki gerbang helloASEAN, pameran graffity menyambut saya dan pengunjung lainnya, sepanjang 500 meter bertema ASEAN. Saya juga sempat menyaksikan langsung bagaimana seorang bule menarikan cat semprotnya ke dinding yang sedang membuat graffity.  Pada bagian pintu masuk ini saya dapat menikmati pantai nusa dua dan pameran lukisan 1000 anak ASEAN. Senengnya lagi cara ini Free entry loh, tempat dan konsep keseluruhan acara ini juga sangat wah.

Hari itu juga sedang berlangsung pameran makanan yang diikuti oleh daerah-daerah di Indonesia, tapi sayang sekali negara-negara ASEAN lainnya gak ada yang ikutan. Padahal kan saya pengen tau juga makanan khas negara ASEAN itu seperti apa.

Jumat, 14 Oktober 2011

Episode : Asap Dupa itu Mengingatkanku Pada-NYA

Riuhnya upacara melaspas
Beberapa hari yang lalu saya pulang kampuang. Tepatnya ke daerah Singaraja,Bali bagian utara. Kali ini dikampung saya sedang ada upacara adat yang dikenal dengan nama Melaspas. 

Pagi itu matahari boleh dikatakan terik. Tepat jam sembilan, sinarnya sudah terasa menggigit di kulit. Saya baru saja sampai di kampung halaman saya. Walau bukan tanah kelahiran saya, tetap ada rasa rindu untuk bertandang kemari. Asap dupa sudah memenuhi pura keluarga kami waktu saya datang. Aroma ini selalu mengingatkan saya pada rumah Tuhan kami. 

Hari itu pura keluarga saya sudah rampung dibenahi, dan diadakan sebuah upacara semacam syukuran. Orang bali menyebutnya dengan Melaspas. Dulunya pura keluarga saya masih sangat sederhana, tetapi tiga bulan yang lalu berdasarkan kesepakatan seluruh anggota keluarga, pura keluarga pun dibenahi. 

Prosesi awalnya adalah mecaru. Mecaru artinya menghaturkan kurban untuk memperindah dan mengharmoniskan sesuatu. Dalam hal ini yang diseimbangkan adalah keharmonisan manusia dengan alam, manusia dengan manusia, dan manusia dengan Tuhan. Dan dilanjutkan dengan ngenteg linggih, melaspas, dan sembahyang bersama. Acara berakhir dengan tari-tarian dan kerauhan dari bhatara yang ber-stana di pura tersebut.

Mengintip ritual dari balik pagar
Menarik sekali bagi saya bisa menyaksikan step by step upacara yang hanya terjadi sekali saja, tapi akan diadakan kembali jika dilakukan pemugaran kembali.  Kerauhan yang terjadi di Pura sama sekali berbeda dengan kesurupan. Kali ini kami mempercayai bahwa roh yang merasuki tubuh seorang yang kerauhan adalah dewa/bhatara. Beliau pun menunjukkan kehadirannya dengan menusukkan tombak trisula ke dada kirinya, dan alhasil tak ada yang terluka sedikit pun. Sekali lagi ini hanya kepercayaan kami sebagai umat Hindu, jadi kalau tidak percaya ya gak apa-apa. hehe ^^

Minggu, 18 September 2011

Episode : Berawal dari facebook lamaku

Pengalaman yang pengin saya share kali ini adalah ketika saya menjadi guru private. Awalnya sebelum liburan semester kemarin, saya sudah ngasi les private ke seorang anak SMP kelas VII. Kalau yang sekarang ini tantangannya beda seratus delapan puluh derajat.

Murid saya yang dulu ternyata kalem dan penurut. Kalo dibandingin sama murid yang sekarang. Jadi ceritanya berawal dari facebook (emang facebook kayak negara api ya, membuat semuanya berubah). Dua minggu yang lalu saya iseng-iseng curcol ke pacar, bilang pengen ngajar private lagi. Se-jam kemudian saya buka facebook dan ada seorang kenalan yang posting lagi nyari guru private buat ketiga anaknya.

Senin, 29 Agustus 2011

Episode : Pahatan Candi di Dinding Tebing

Kawasan Gunung Kawi
Kemarin saya dan si kacang nge-trip lagi. Mumpung lagi libur lebaran. Tujuan kami kali ini adalah objek wisata Gunung Kawi. Terletak di wilayah Tampaksiring, Kabupaten Gianyar kurang lebih 40 km dari Denpasar.

Saya dan si kacang sebelumnya sudah pernah visit ke tempat ini, cuma waktu itu kita lagi acara sendiri-sendiri. Terakhir si kacang ke tempat ini bareng kawannya yang berkunjung ke Bali. Kalo saya terakhir kesini waktu jaman SD, tamasya. 

Senin, 22 Agustus 2011

Episode : I was nineteen years old

Happy birthday to you,
Happy birthday to you,
Happy birthday Happy birthday, Happy birthday to you...

Kemarin, 21 Agustus 2011 usia saya bertambah lagi. Sekarang sudah 19 tahun. Awal pagi kemarin, saya berangkat menuju Desan Payangan, Gianyar. Awal september nanti akan ada kemah jurusan. Kampus saya yang mengadakannya. Hari itu saya dan kawan-kawan panitia lainnya bertemu kepala desa dan ketua kelompok tani desa tersebut untuk memberikan gambaran mengenai kegiatan kami. 

Sepulangnya dari Payangan, saya segera pulang karena ada janji sama si kacang. hihi. Sebelumnya si kacang udah bilang sama saya mau ngasi hadiah apa. Walau gak surprise

Minggu, 17 Juli 2011

Episode : Bala Cakra 3

Melihat tetangga yang sibuk nyari barang-barang buat MOS (Masa Orientasi Siswa), saya jadi kembali ingat waktu jaman saya MOS dulu. Sekitar 5 tahun yang lalu saya terdaftar sebagai salah satu SMA Negeri di Kota tempat tinggal saya. Awalnya saya tidak punya teman, karena dulu saya cukup pendiam. Pertama kali kumpul saya masih asing dengan nuansa perkenalannya. Pembagian kelompok pun saya dengarkan dengan baik. 

MOS hari pertama saya terlambat. Padahal masih jam 6 pagi. Mata masih ngantuk banget waktu itu. SMA saya memang lokasinya bukan di jalan utama, jadi ketika masuk ke jalan kecil menuju sekolah, dua orang panitia sudah menunggu dan saya disuruh jalan kaki menuju sekolah. Waktu itu saya nurut aja, kebetulan juga jaman itu sekolah saya melarang siswanya untuk membawa motor ke sekolah. 

Saya masih ingat bagaimana kakak-kakak OSIS dan Panitia MOS yang maha ganteng dan cantik berdiri di sebuah podium di bawah tiang bendera. Saat itu mereka tampak bagaikan dewa. Nama kegiatan MOS pun beda-beda tiap tahunnya, kebetulan waktu angkatan saya namanya Bala Cakra 3 Trisma. Filosofinya sendiri adalah kekuatan yang berpusat di Bumi. 

Jadwal MOS berlangsung selama seminggu, saya pun beruntung karena satu kelompok dengan seorang teman yang berasal dari SMP yang sama. hehe... Selama dua hari pertama, MOS terasa sangat menyiksa. Kalau salah dibentak, dihukum lah. Barang-barag yang disuruh bawa juga macem-macem, kadang gampang dicari tapi kadang juga langka banget. Semua instruksi dibacakan secepat Ferrari. Sempat terlintas dibenak saya, "Ini orang di kasi makan apa yak, ngomongnya cepet amat!". 

Diakhir MOS, angkatan baru di ajak mendaki ke Gunung Batur. Berkemah selama semalam dan malamnya ada acara api unggun yang semakin menghangatkan suasana. Hari ini saya kembali teringat masa-masa itu. Sebuah langkah bagi saya menemukan dunia saya yang sebenarnya. Pintu awal yang membuka jalan pikiran saya untu belajar berteman dan mengenal sebanyak-banyaknya orang.  

Jumat, 08 Juli 2011

Episode : Sebuah Bait Pedoman Hidup


"Prihantemen darma dumaranang sarat,
Seraga sang sadhu sireka tuutane
Tan harta tan kama
Pidonya tan yasa
Ye sakti sang sujana"

Begitu kutipan syair tembang zaman majapahit yang ku dengar kemarin. Ketika aku mendengarnya menyanyikan lagu itu, aku seakan terbawa dalam suasana hati yang damai. Berkilah dari sebuah dunia yang porak poranda dan merasakan sekeping kenyamanan yang begitu berarti. Dendangannya merupakan sebuah potret kecil kehidupan masa lalu dengan sejuta pelajaran berharga yang disampaikannya. Aku tak mengerti benar apa arti bait demi bait yang dilantunkannya. Tetapi aku kenal betul dengan nadanya. Seolah ada sebuah kaset lama yang berputar kembali di kepala. 

Dalam kesederhanaan baitnya terdapat berjuta pedoman untuk menjalani kehidupan. Tentang masa belajar, masa remaja, masa berumahtangga, sampai tentang kematian yang sering ditakuti. Wanita tua itu masih asik melantunkan beberapa baitnya sambil menanak nasi di tungku. Aku pun masih setia duduk menemaninya dan mendengarkan setiap bait yang ia nyanyikan pagi itu.

Dan untuk selanjutnya adalah tugasku meneruskan bait ini ke generasiku. Entah sudah berapa ratus bait yang pernah dilantunkannya, bukan hanya sekedar untuk didengar tetapi juga dapat menjadi tuntunan moral bagi anak cucunya kelak. 

Jumat, 17 Juni 2011

Episode : Biarawan Tanpa Kepala di Thorpe Park

Pernah gak sih kebayang taman bermain kayak Ancol berhantu? Hiii...pastinya bakal merinding deh. Cerita tentang penampakan kali ini datang dari sebuah taman hiburan di Chertsey, Surrey,Inggris. Namanya Thorpe Park. Taman hiburan ini dibangun pada tahun 1979 yang berlokasi di lubang kerikil. Dengan tujuan menciptakan air untuk taman, pihak pengelolanya memberikan sentuhan air disekeliling taman hiburan. 

Namun berita heboh muncul pada tanggal 7 dan 8 februari lalu di beberapa media di Inggris. Kehebohan ini bermula dari pembangunan wahana bari disebuah lokasi bernama Monk's Walk, yaitu jalan setapak yang menjadi penghubung antara reruntuhan biara Chertsey Abeey dengan Gereja Thorpe. Jalan setapak yang sudah ada sejak tahun 666 ini, disekitarnya merupakan pemakaman tua yang terdapat banyak peti mati dari batu. Ternyata pondasi bangunan baru yang diberi nama Storm Surge ini telah menembus tanah pemakaman sedalam 15 meter.

Beberapa pekerja kontruksi pun melaporkan telah melihat penampakan hantu berwujud biarawan tanpa kepala yang mengelilingi biara. Ternyata lagi gak cuma penampakan itu, benda-benda disekitar tempat itu pun sering gerak-gerak atau berpindah sendiri. Selain itu para pekerja juga sering merasa "diawasi" saat bekerja.

Setelah mendengar laporan seperti itu, pemegang saham Thorpe Park pun membentuk tim investigasi dari paranormal dan ahli forensik. Dan benar saja, tanah pemakaman kuno itu rusak akibat pondasi Storm Surge. Ternyata "mereka " marah tempat tinggalnya dirusak. 

sumber : Majalah Gadis

Rabu, 15 Juni 2011

Episode : Annie Harriet

Patung Annie
Pernah nonton film horor kan? kali ini saya pengen cerita tentang sebuah misteri patung yang memainkan biola. Siap-siap deh habis baca ini gak berani tidur sendiri. ^^

Di sebuah kompleks pemakaman Elmwood Cemetery,Illinois,Amerika, tersimpan sebuah kisah misteri tentang seorang anak bernama Annie Harriet. Konon selama hidupnya annie suka banget bermain biola. Ia juga sering menunjukkan bakatnya itu pada teman-teman dan keluarganya. Tapi sayang sekali, pada usianya yang ke-11 tepat seminggu setelah ulang tahunnya, Annie meninggal dunia karena penyakit difteri yang dideritanya. Namun, beredar cerita lain tentang kematian bocah perempuan ini. Konon yang paling tragis, annie meninggal karena dipukul oleh ayahnya menggunakan biola kesayangannya. Karena kematiannya yang masih menyimpan misteri ini banyak sekali cerita horor yang beredar di pemakaman Annie. Setiap malam terdengar suara alunan lembut biola dari pemakamannya. Sedangkan yang lainnya ada juga yang mengatakan pernah melihat patung Annie dan biolanya menangis. Patung ini berdiri kokoh tepat di atas pusaranya. Pernah juga sekelompok pemburu hantu mendapati patung Annie sedang bersinar. Hiiii serem ya?

Kamis, 05 Mei 2011

Episode : Setengah Mati Merindu

Hari ini saya mendengar lagu ini disebuah kafe dibilangan Denpasar. Mendengar liriknya jadi teringat kisah seorang teman. Ini yang nyanyiin Judika,judulnya Setengah Mati Merindu.



Mengapa waktu tak pernah berpihak kepadaku
apakah aku terlalu, terlalu banyak berkelana
mengapa kita masih saja tak pernah bersatu
selalu saja bertemu, bertemu saat kau milik yang lain
mungkin kau bukanlah jodohku, bukan takdirku
terus terang
Aku merindukanmu, setengah mati merindu
tiada henti merindukanmu
masih hatiku untukmu, aku tetap menunggumu
Mengapa waktu tak pernah berpihak kepadaku
apakah aku terlalu, terlalu banyak berkelana
Mungkin kau bukanlah jodohku
atau bahkan bukan takdirku
terus terang (terus terang)
Aku merindukanmu, setengah mati merindu
tiada henti merindukanmu
masih hatiku untukmu, aku tetap menunggumu
Aku merindukanmu, setengah mati merindu
aku merindukanmu, masih hatiku untukmu
aku tetap menunggumu (ku tetap menunggu)
(setengah matiku menunggumu) menunggumu
aku tetap menunggumu

Minggu, 06 Maret 2011

Episode : Tuhan yang Menentukan

Setelah merayakan Nyepi kemaren, tadi tepat jam 12 siang aku kembali keluar rumah. Rasanya kayak baru keluar gua. haha :D
Perjalanan pertama menuju rumah sakit sanglah,Bali. Tenang.. bukan aku yang masuk RS. Kali ini bapaknya temen karibku waktu SMA,namanya Linda. Bapaknya mengalami komplikasi gitu. Aku sih gak tau jelas sakitnya apa, soalnya dia juga gak cerita pasti bapaknya sakit apa. Terakhir waktu aku ketemu bapaknya udah sakit, cuma masih bisa jalan. Itu sekitar dua tahun yang lalu. Tapi tadi pas dijenguk, aku ama temenku shook. Badan bapaknya udah kurus banget, rambutnya hampir habis dan udah gak bisa bangun lagi. Mesti pake pampers, kayak bayi gitu. 

Setelah nanya-nanya keadaannya, obrolan pun makin ngelantur. Tapi satu hal yang aku liat, bapak itu yang sakit cuma fisiknya aja. Obrolannya masih sama kayak waktu tiga tahun yang lalu, pas masih sehat. Bapaknya temenku ini dulunya seorang tour guide korea, tapi semenjak sakit dia udah berhenti kerja. Linda pun sekarang mesti kerja di sebuah restoran di denpasar buat bantu ibuknya memenuhi kebutuhan berobat bapaknya. Dia gak kuliah kayak aku, dia pernah bilang malu ketemu aku karena gak bisa kuliah. Dalam pikiranku, malah aku yang malu karena aku masih bergantung pada orangtua. 

Ketika bapaknya tadi bertutur tentang keinginnya untuk sembuh tahun ini dan bisa kerja lagi buat nyekolahin anaknya, aku salut. ya, aku salut dengan semangatnya yang begitu besar. Jarang sekali aku lihat orang sakit yang mengatakan berjuang melawan sakitnya. Baru tadi aku jumpai orang seperti dia. Tetap mempunyai semangat untuk sembuh dan lepas dari sakitnya. Dia juga bilang, "hidup itu harus berjuang, kalo tahun ini saya sembuh anak-anak saya sekolahkan sampai kuliah." 

Beliau pun gak percaya kalo orang-orang bilang umurnya tinggal sebentar lagi, beliau pun bilang gini tadi "kan hidup mati itu yang ngatur tuhan, orang  sehat aja bisa mati kan. saya pasti sembuh kok, cuma belum waktunya saja." 
Hari ini aku dapat pelajaran tentang kehidupan lagi. Semoga cepet sembuh pak, :)

Kamis, 03 Maret 2011

Episode : Hemat Bebz!!

Hari ini pacar nemenin ke Hp centre buat nanyain harga adaptor laptop ku yang udah rusak setaun yang lalu. Gak terasa ternyata udah setaun aja aku minjem-minjem adaptor ke temen-temen dan sepupuku tersayang. Makasih yaa selama ini udah mau dipinjem adaptornya. Hari senin besok, aku mau beli adaptor yang baru. Aku bersyukur banget, karena selama ini pacar selalu setia nemenin aku buat nyari tau harga adaptor dan tempat belinya. Beberapa bulan yang lalu dia sempet nganterin aku ke RTC (tempat jual aksesoris komputer lengkap di Bali) buat benerin adaptor ku yang rusak, tapi kata tukang servisnya gak bisa dibenerin lagi. Dia pun sempet nanyain harga adaptor yang gak original, setelah di cobain ke laptop ku ternyata laptop ku yang malah gak mau sama barang tiruan *dasar manja!!!*. Semenjak itu dia selalu support aku buat rajin nabung biar bisa segera beli adaptor yang baru. jadi inget iklan yang bilang gini "HEMAT BEBZ!!". 


Aku bersyukur bisa mengenalnya. Kadang gak sengaja aku kasar sama dia (bukan KDRT lho ya...) hehe ^^v
Banyak hal yang ku lakukan yang dia dukung. Ngobrol sama dia selalu nemu titik terang yang mirib dengan apa yang aku harapin, itu yang bikin aku selama ini nyaman bersamanya. 
Kemaren aku denger sebuah lagu yang aku suka banget liriknya, buat dia...

**Berdiriku disini hanya untukmu
Dan yakinkan ku untuk memilihmu

Dalam hati kecil ku inginkan kamu
Berharap untuk dapat bersamamu
Aku ‘kan ada untuk dirimu
Dan bertahan untukmu

Terlukis indah raut wajahmu dalam benakku
Berikan ku cinta terindah yang hanya untukku
Tertulis puisi cinta dalam hatiku
Dan aku yakin kau memanglah pilihan hatiku

By_ Lavina

Rabu, 09 Februari 2011

Episode : Kehilangan seorang kawan

by kolomkita.detik.com
Pagi ini pergi ke kampus dengan perasaan nelangsa. Selama di perjalanan menuju kampus, aku hanya dapat mengkhayal. Melihat bayang-banyang semu yang berada di antara hiruk pikuknya denpasar pagi tadi. Sampe kampus masih sedikit nelangsa, dan sebelum dosen dateng aku sempet ngobrol bareng temen-temen. Hampir jam setengah 10, si dosen baru memulai kuliah pertama hari ini. Kemaren aku bolos, karena ada janji dengan pembantu rektor. Hari ini aku ikutin semua kuliah sampe selesai. Lega.
Begitu keluar ruangan kuliah, aku mampir ke ruang tata usaha, mau liat nilai (dalem hati udah dag dig dug). Sampe sana ternyata nilainya belum update, masih sama kayak sebelumnya. Aku pun gak lama-lama diem di dalem. Sampe di luar sempet nangkring depan pintu sambil buka twitter lewat hape. Begitu buka timeline, aku kaget banget, temen sekelasku bilang gini "RIP ma bro krisna_sudarta...". Seketika aku diem dulu. Aku baca lagi baek-baek nama yang ada di situ. Yap! beneran, itu temenku 1 fakultas tapi beda jurusan yang aku kenal. Segera aku tutup timeline dan aku SMS temenku yang kenal sama dia. Dan beneran temenku itu meninggal karena serangan asma jam 4 pagi tadi. Aku gak sempet melayat ke rumah duka, tapi aku turut berdoa buat dia, semoga dia di terima di sisi-NYA.
Krisna adalah temen yang ku kenal saat ospek mahasiswa baru. Dia orangnya polos, dan yang aku suka darinya, dia cool. Temenan sama dia gak cuma pas ospek aja, tapi sampai saat ini aku masih sering kontak dengan dia. Terakhir kali ketemu dia pas di depan gerbang kampus, dia lagi bonceng pacarnya-yang juga temenku-
Kematian ini menyisakan banyak kenangan. dan satu hal lagi, yang kita tidak pernah tau kapan malaikat maut datang menjemput.
Selamat jalan kawan, senang pernah mengenalmu. 

Jumat, 28 Januari 2011

Episode : Body, Mind, and Soul

by :
damarsahasrakirana.wordpress.com
Akhirnya aku bisa posting juga. Setelah  blogku di permak ama pacar. haha :D 
makasie ya buat svqro yang udah ngoprek dari siang ampe malem *ngikik :))

Kali ini yang mau aku certain, tentang anjingku yang melahirkan tepat seminggu kemaren. Aku sebelumnya gak pernah tau kalo anjing yang ke beli sekitar 2 bulan lalu itu dalam keadaan mengandung. Hikz *terharu.
Seminggu kemaren, anjingku tampak seperti biasa, maen bareng adek-ku dan jali-jali sore bareng ibukku. Tapi malemnya tiba-tiba dia tampak gelisah gitu, aku dan yang lain sih gak peduli, paling juga pengen boker,pikirku.
Udah jam sebelas, eh adekku heboh dari kamar orang tuaku. Ternyata anjing ku melahirkan. Anaknya ada empat ekor, lucu banget.

Kemaren aku ikut kepanitiaan olimpiade di jurusanku. Yang ngadain sih Himpunan jurusanku. Kegiatan kali ini berlangsung lumayan sukses. Angkatanku merasa puas dengan kegiatan ini tapi ada banyak hal juga yang harus di evaluasi untuk kegiatan selanjutnya. Satu hal yang aku syukurin dari kegiatan ini adalah aku dapat bersikap agak tenang, walau kadang di beberapa waktu aku tampak tegang dan gak jarang aku emosi.Tapi semua itu bisa aku atai berkat anggota-anggota ku yang sudah bisa bekerjasama dengan baik saat kegiatan kemaren. Di kegiatan ini juga aku bisa buktikan ke orang-orang yang sensi dengan aku, kalo aku bisa!

Ngomong-ngomong tahun ini aku belum pernah bilang tentang resolusiku tahun ini. Tahun 2011 aku punya 2 target.
1. Punya Charger Laptop : udah hampir 6 bulan laptopku hidup dengan charger pinjaman. 
2. Kegiatan yang lagi aku gawangi berjalan sukses : di awal tahun ini selain olimpiade aku juga tergabung dalam kegiatan HUT persakademika ke 28. Dan kali ini tanggung jawabku lumayan berat.

Selain itu juga banyak harapan di tahun ini agar lebih baik lagi dari tahun kemaren. Adalah ketika aku menyadari aku udah masih terlalu kecil melangkah di kehidupan ini. Ketika aku menyadari ada orang yang menanti-nanti aku menyelesaikan pendidikanku, ketika orang-orang berharap aku mampu mengangkat nama keluargaku, dan ketika aku mensyukuri aku memiliki orang yang mencintai dan ku cintai. Ketika ku pernah terbakar cemburu, aku menyakiti dia, tapi ketika ku sadar ini semua hanya keliru, aku mulai tertunduk diam. Aku sadar dia tak selamanya dapat bersama ku, adalah hal yang tidak benar jika saat aku diberi kesempatan untuk bersamanya aku malah menyia-nyiakannya. Aku pun menghargai kejujurannya, dan aku pun beralasan dengan perasaan cemburuku.

Rasanya kalau aku mampu menyeimbangkan antara pikiran,tubuh dan jiwa, aku yakin sekali semua yang aku inginkan pasti tercapai. Dan mulai sekarang aku akan lebih sering lagi untuk introspeksi diri dari semua tindakan dan kata-kataku yang aku ucapkan. Semoga tahun ini menjadi happy ending.






Jumat, 07 Januari 2011

Episode : Konstipasi

from : http://bit.ly/hJv9dx
Selama dua hari terakhir ini aku terserang wabah "mules". Gejalanya aku rasaen pas dua hari yang lalu aku telat makan. Awalnya sih gag telat karna aku mampir ke MCD niat beli paket nasinya. Eh pas udah di kasirnya aku malah bilang beli burger. Pikiranku sih "yahh.. gak apa lah,"setelah aku makan burger, kenyang sih (dikit) gak beberapa lama lagi, perut ini ada yang aneh. Antara mules karena laper dan pengen pup beda tipis, bahkan nyaris gak bisa aku bedain waktu itu. Pokoknya nyiksa banget deh. 
Malem pulang dari rapat di kampus, aku pun langsung jengukin sodara yang lagi dirawat di rumah sakit. Sampe sana aku numpang pup, lega sih tapi gak lama setelah pup aku mules lagi. Sekarang aku berpikiran kalo ini beneran karena laper. Aku diajak makan sama ibuku. Habis makan aku langsung pulang, karena udah malem. Nyampe rumah sakitnya makin menjadi-jadi, sampe-sampe aku langsung ketiduran. Haha
Malem itu aku sukses tidur dengan nyenyak, tapi gak sempat belajar padahal besoknya ada ujian. Paginya aku cuma sempet belajar 15 menit dengan materi dari dosen yang banyaknya minta ampun. Siasat ku pagi itu adalah beli pulsa. Tau kenapa?
Biar pas ujian bisa buka gugel. Kebetulan hari itu ujiannya hafalan, jadi bisa dicari dengan keyword yang kreatif dikit. Sambil jalan dengan perut yang masih mules, aku mikirin materinya yang masih nempel dikit-dikit. Sampe kampus untungnya udah boking tempat duduk buat ujian. Haha. Aku percaya banget sama pepatah "Tempat menentukan prestasi". Kalo udah dapet di pojokan gini, niscaya aku bisa buka gugel dengan tenang. 
gak lama dosennya pun dateng. Aku dengan muka mules nemplok di pojokan sambil buka-buka catetan. Setelah soal di bagiin aku liatin soalnya. Habis ku baca, aku jawab yang aku tau aja. tapi cuma satu soal. Total soalnya ada lima biji. Mengandalkan paman gugel aku akhirnya bisa ngerjaennya. Habis ujian perut masih mules aja, bikin lemes. Sakitnya kayak orang habis ketawa ngakak lamaaaaaaaa banget. 
Sampe rumah sakitnya makin parah, bikin perut kaku. Setelah lama berpikir, aku mengambil hipotesa kalo ini bukan sakit biasa. Malemnya bapak beliin aku jus pepaya, soalnya dia curiga katanya aku sembelit alias susah boker alias boker batu. hmm... boleh juga. Tadi pagi perut ku udah gak sakit lagi, ternyata beneran. Aku sembelit. 

Jumat, 31 Desember 2010

Episode : Ketipu

Kemaren nyobain blogging pake Opera yang baru dari hape jadul ku (Nokia 3500). Lagi demen-demennya nyoba berbagai situs jejaring make opera versi 4.2 aku pun niat nyobain posting blog make Hape. hihi.. ini udah lama banget aku idamin. hoho... LOL.
Setelah dengan sukses bisa komen-komen di postingan orang, aku segera buka dasbor dan posting. Segenap keluh kesah, riang gembira, nelangsa dan nestapa aku curahkan sesingkat-singkatnya di ketikan pertamaku di hape. Sekarang semuanya udah siap di posting, tinggal klik "terbitkan entri" nongol deh postingan perdanaku by phone. Tapi semua itu jadi mimpi kemaren. Pas udah aku klik terbitkan entri, eh malah yang ke posting cuma judulnya doank. berkali-kali aku coba hasinya sama aja. Ya udah deh.. ku biarin aja (pikirku). Tapi emang beneran sih aku diemin. haha :D
Hari ini Pacar yang nyoba buat posting lewat hapeku, ajaibnya postingannya nongol dengan sukses. Kaget.
Setelah aku dan pacar coba lagi, eh bisa lagi. Akhirnya dia nemuin kesalahan ku posting kemaren. Ternyata ada 2 option "terbitkan entri" yang tempatnya di atasan warna kotaknya kuning. kalo yang dibawahan (yg di klik pacarku) warna kotaknya abu-abu. 
wahh.. aku dibohongin nih sama hape. :q

Senin, 27 Desember 2010

Episode : Bali dan Adatnya

Artikel ini pernah aku beritakan di tabloid Persakademika , Universitas Udayana, BALI.

“MANAK SALAH” yang SALAH
Bali merupakan daerah yang memiliki ragam budaya. Hingga  zaman yang sudah modern seperti sekarang ini, beberapa tradisi yang dianggap sakral masih tetap ‘ajeg’ dilestarikan.hal ini kerap menjadikan kesan bahwa masyarakat bali itu begitu kaku dan diskriminatif.
  Beberapa tahun yang lalu seorang wanita di kecamatan sukasada, buleleng , melahirkan sepasang bayi kembar  yang  tidak  identik  alias berbeda jenis kelamin. Salah satu dari si kembar tersebut adalah laki-laki dan  satu lagi adalah perempuan.  Di Bali kembar yang demikian disebut  “manak salah” atau anak yang lahir  tidak biasa. “sebenarnya yang disebut manak salah jika pada saat kelahiran yang lahir duluan adalah yang perempuan, sedangkan jika laki yang duluan itu disebut buncing,” tutur I Gst  Ngr Sudiana  selaku ketua PHDI Bali mengawali ceritanya  ketika ditanya mengenai apa sebenarnya yang disebut manak salah oleh masyarakat Bali. Sesuai dengan aturan adat yang berlaku tersebut orangtua si kembar buncing tersebut akan terisolasi selama  3 tilem (3 bulan) di muara desa atau dekat setra desa pekraman setempat. Istilah manak salah ini termuat dalam lontar dewa tatwa dan brahma tatwa yang menyebutkan bahwa manusia yang lahir dengan ketidakwajaran dianggap sebagai “manak salah”, salah satunya disebutkan adalah kelahiran buncing.  Selain itu dalam dewa tatwa juga disebutkan jika terjadi kelahiran buncing maka seluruh parahyangan atau pura akan cemer karena ida Betara yang berstana di tempat tersebut di katakan mur atau pergi. Karena ida berata yang berstana di prahyangan tersebut telah mur maka cuntakalah desa pekraman tersebut. Selama 3 tilem di lingkungan desa adat tersebutdilarang mengadakan upacara yadnya. Namun pengecualian bagi upacara kematian. Saat ini menurut penuturan ketua PHDI provinsi Bali masih ada beberapa desa adat di Bali yang masih menerapkan tradisi tersebut. Salah satunya  adalah di desa padangbulia, buleleng. “sejauh ini di bali masih ada yang tetap melakukan tradisi itu, itu kan kepercayaan mereka saja. Sebenarnya tradisi tersebut sudah di hapus tahun 1951,”ungkap sudiana . lagi menurut sudiana tradisi tersebut berlaku pada zaman kerajaan gelgel. Selanjutnya pada tahun 1951 tradisi tersebut telah resmi dihapuskan karena tidak sesuai dengan  nilai-nilai pancasila dan kemanusiaan.

Jumat, 03 Desember 2010

Episode : Penemu Handphone

Hari rabu kemaren aku nganterin pacar ke warung mina. Karena bakal ada acara makan-makan jadi dia boking tempat dulu. Tempatnya itu masih sekitaran denpasar. Sampe disana kita langsung ngomong-ngomong sama pelayannya dan setelah semuanya dipastiin beres, kita balik pulang. Di tengah jalan kita mau mampir sebentar di circle K buat beli concerto truz habis itu rencananya makan es krim di pantai sanur. Tapi pas mau masuk CK, dia tiba-tiba ngeraba-raba kantong gitu, truz spontan nanya " eh, hape kakak mana?", muka ku yang udah celingukan pun jadi panik.Jangan gila donk be'candanya, pikirku dalem hati. Hmmm...setelah semua kantong dirogoh, HAPEnya beneran ilang. Buseettttt dah!!!
Sontak kita balik lagi ke tempat tadi. Gag berapa lama kita udah ada di tempat tadi lagi. Muka satpamnya udah aneh gitu seolah bilang "nie orang dua ngapain balik lagi!". Dengan muka memelas kayak gag makan seminggu aku nanya ke satpamnya "pak, toilet dimana?". hehe
Bukan! aku nanya "pak dapet nemu hape gag? hape saya ilang tadi pas ke sini", pak satpam pun jawab gini "coba tanya ke dalem dik," 
Aku pun dengan cepatnya ke dalem dan nanyaen ke orang-orang yang ada disana. Katanya gag ada yang liat. Kecewa. Pencarian gag berhenti sampe disana, aku pun pulang sambil terus ngubungin thu hape. Pas mau pulang aku mampir dulu ke minimarket, pas lagi dikasir tiba-tiba aku dapet SMS kosong dari nomer hape yang ilang itu. aku bales gini "siapa yang nemuin nie hape tolong hubungi nomer ini!". Sampe rumah belum ada balesan juga. Akhirnya aku punya akal buat SMS gini "kalo hapenya di balikin saya kasi imbalan deh mbak.Tlp saya di angkat ya". Setelah aku kirim SMS gitu, aku langsung telpon balik ke nomer itu.Diangkat men! ternyata jaman skarang kalo gag dikasi imbalan barang yang ilang bakal lenyap selamanya. hoho..
Setelah negosiasi lewat telpon akhirnya thu orangg mau ngasi alamatnya buat besok pagi ketemuan. Semalem itu aku gag bisa tidur, udah serasa mau ngasi tebusan 1 milyar ke penculik anak aja. Belum lagi aku berpikiran kalo orang dapetin thu hape bakal ngebunuh aku kalo aku gag mau ngasi dia uang imbalan (alay!). Setelah tidur yang cukup selama 2 jam, aku berangkat ke tempat yang disuruh orang itu. Alamat yang dia kasi ternyata tempat kerjanya. Sampe disana aku ketemu sama bapak-bapak yang punya bengkel jok itu. Cukup ramah dan dia nyuruh aku nunggu. Selama hampir 1jam aku nungguin orang yang nemuin hape pacarku disana. Pas orangnya dateng, dia cengar-cengir gitu. Ternyata orangnya gag terlalu tua, tapi udah nikah dan anaknya udah TK. 
Ada yang lucu pas aku nanyain hape pacarku yang ilang. Dia nunjukin hape nexian QWERTY ke aku dan nanya gini "hapenya yang ini dik?", aku pun jawab sepolos mungkin dengan gelengan kepala pelan. Ciahhh... 
habis itu baru deh dia nunjukin hape pacarku yang hilang beneran. Tapi sebelum dikasi ke aku dia nanya lagi "beneran ini hapenya? persis?", sekarang baru aku jawab mantap "YAP, itu hape saya OM!!" nie orang gag percaya amat sih! pikirku. Dia langsung ngasi thu hape dan sebagai ucapan trima kasih aku kasi dia uang sekadarnya. 
Pulang dari sana aku langsung kasi hape itu ke pacarku lagi, dia tampak tenang-tenang aja. Hehehe ^^
Pelajaran penting yang aku dapet, hati-hatilah bawa barang yang berharga. Selain itu juga, ternyata masih ada juga orang yang mau ngembaliin barang yang dia temuin dan bukan miliknya. :)

Minggu, 28 November 2010

Episode : Padang Padang Beach

Pagi tadi aku pergi bareng pacar ke pantai padang-padang. Lokasinya gag jauh dari uluwatu. Dan masih di Bali. Bangun tidur aku langsung inget kalo sekarang ada janji pergi bareng dia pagi-pagi. Tapi pas aku telpon dia tadi pagi hapenya gag ada yang ngangkat. Beberapa kali aku telpon masih sama belum ada jawaban. Dag dig dug deh. Rencana ke pante ini sempet ketunda 2x karena hujan dan ujian. Aku gag mau donk hari ini gag jadi lagi. hehe ^^
Ini adalah pertama kalinya renang bareng dia di pante. Cihuuyyy.. pantainya bagus dan lumayan dangkal. Sempet ngeliat bule yang jadi foto model gitu disono (dia fotoan gag pake daleman :p).\
Kata pacar, pantenya udah rame tadi. Mungkin kalo aku berangkatnya pagian, pantenya cuma ada kita aja. So sweet. hehe ^^